Maia Estianty
Maia Estianty Harap Pinkan Mambo Kembali Berkarya Lewat Lagu Baru
wantmag.com – Maia Estianty menaruh harapan besar agar Pinkan Mambo kembali aktif di dunia musik. Menurutnya, suara Pinkan memiliki ciri khas yang belum tergantikan hingga kini. Dalam sebuah wawancara di kanal YouTube @Comic8Revolution, Maia menyebut Pinkan sebagai penyanyi dengan karakter vokal unik yang patut dipertahankan.
“Suara Pinkan Mambo itu belum tergantikan. Vokalnya unik. Ia menilai, Pinkan memiliki potensi besar untuk kembali bersinar lewat karya solo yang kuat secara musikalitas.
Sebagai produser berpengalaman, Maia memahami pentingnya kualitas vokal dan konsistensi dalam karier musik. Ia menegaskan bahwa regenerasi penyanyi perempuan dengan karakter vokal kuat masih diperlukan di industri musik Indonesia.
“Baca juga: Komitmen Mengakhiri Perang Dengan Rusia“ [2]
Reaksi Tak Terduga Saat Diminta Ciptakan Lagu untuk Pinkan Mambo
Ketika Ivan Gunawan menanyakan apakah Maia memiliki lagu yang cocok untuk Pinkan, reaksi Maia justru mengejutkan. Ia sempat tertawa sebelum menjawab santai namun penuh makna.
“Hah? Terus gue harus ketemu dia lagi gitu?” ucap istri pengusaha Irwan Mussry itu. Ucapannya menimbulkan tawa di studio, namun juga menandakan bahwa Maia tampaknya enggan untuk bekerja sama kembali dengan mantan rekan duetnya tersebut.
Respons Maia mencerminkan dinamika hubungan mereka yang sempat renggang setelah bubarnya duo Ratu. Meski demikian, publik tetap berharap keduanya bisa berdamai dan berkolaborasi lagi demi karya musik berkualitas.
Maia Estianty Singgung Etos Kerja Pinkan Mambo di Masa Lalu
Dalam kesempatan lain, Maia sempat mengungkap alasan mengapa dirinya kurang nyaman bekerja dengan Pinkan. Ia menilai mantan rekan duetnya itu memiliki etos kerja yang kurang disiplin saat masih bersama dalam grup Ratu.
“Pinkan ini tidak bisa diatur. Semaunya dia saja dalam bekerja. Kalau latihan jelang konser susah dihubungi, check sound sering telat, tapi show selalu datang,” ungkap Maia dalam podcast tahun 2022.
Ketidakdisiplinan itu disebut menjadi alasan manajemen Ratu memutuskan untuk mengganti Pinkan pada 2004. Meski begitu, Maia tetap mengakui bakat dan suara Pinkan yang kuat sebagai modal besar di industri musik.
Kini, pernyataan Maia kembali ramai dibahas warganet. Banyak yang menilai bahwa keduanya memiliki peran penting dalam membentuk warna musik pop Indonesia era 2000-an. Publik pun menantikan apakah di masa depan Maia dan Pinkan akan membuka peluang untuk bekerja sama kembali dalam proyek musik baru.
Warganet Dukung Pinkan Mambo Bangkit Lagi Setelah Disorot Maia Estianty
Setelah pernyataan Maia Estianty tentang Pinkan Mambo kembali viral, warganet ramai memberikan tanggapan beragam di media sosial. Banyak yang menilai suara Pinkan masih memiliki daya tarik kuat, meski perilaku dan sikapnya kerap menuai kritik publik.
Tapi perilakunya perlu dibenahi biar bisa jadi public figure yang keren.” Komentar itu sejalan dengan pandangan sebagian besar warganet yang menganggap Pinkan memiliki potensi besar untuk kembali eksis jika mampu memperbaiki sikap profesionalnya.
Sementara itu, akun YouTube @windywindy27 menilai Pinkan sebaiknya mencari bantuan profesional untuk menjaga kestabilan emosinya. “Pinkan seharusnya ke psikolog atau psikiater. Benahin dulu kejiwaannya, bangkit lagi, nyanyi lagi. Suara memang unik, dia bisa laku lagi kalau mau comeback,” tulisnya.
Ada juga yang menyoroti kualitas vokal Pinkan yang masih diakui publik. Kita merem dengar lagu apapun, kalau dia yang nyanyi pasti ketahuan.”
Dukungan tersebut muncul di tengah sorotan atas aktivitas terbaru Pinkan yang sempat menjual pisang goreng seharga Rp200.000, yang juga menarik perhatian publik. Suaminya bahkan menanggapi dengan santai, menyebut harga tersebut “keras amat.”
Fenomena ini memperlihatkan bahwa meski menuai kontroversi, Pinkan Mambo tetap memiliki tempat di hati penggemar musik Indonesia. Banyak yang berharap penyanyi bersuara khas itu dapat memanfaatkan momentum perhatian publik untuk kembali ke jalur musik profesional dengan citra baru yang lebih positif.