Rapper Namewee Jadi Tersangka
Namewee Resmi Ditahan Polisi Malaysia Terkait Kematian Irish Hsieh
wantmag.com – Rapper asal Malaysia, Wee Meng Chee atau Namewee, resmi ditahan oleh Kepolisian Distrik Dang Wangi, Kuala Lumpur. Penahanan dilakukan pada Rabu (5/11/2025) setelah ia menyerahkan diri terkait kasus kematian influencer asal Taiwan, Hsieh Yun Hsin atau Irish Hsieh.
Kepala Kepolisian Distrik Dang Wangi, Sazalee Adam, membenarkan kabar penahanan tersebut. Sebelum ditahan, rapper 42 tahun itu mengunggah video di akun Facebook pribadinya dengan latar kantor polisi, menandakan kesiapannya menghadapi penyelidikan.
“Baca juga: Kontroversi dari Pimpinan MPR RI Terhadap Wacana Bansos Untuk Korban Judi Online“ [2]
Polisi Temukan Unsur Mencurigakan, Kasus Berubah Jadi Pembunuhan Rapper Namewee
Awalnya, kematian Irish Hsieh dikategorikan sebagai kematian mendadak. Namun, setelah penyelidikan lanjutan, polisi menemukan sejumlah kejanggalan di lokasi kejadian. Bukti baru itu membuat kasus tersebut diklasifikasikan ulang sebagai pembunuhan berdasarkan Pasal 302 KUH.
Menurut laporan Malay Mail, Irish Hsieh, 31 tahun, berada di Malaysia untuk proyek kolaborasi dengan Namewee. Ia ditemukan tak bernyawa di bathtub kamar hotel pada 22 Oktober 2025. Polisi juga menemukan sembilan butir pil diduga ekstasi di kamar yang sama. Sumber kepolisian menyebut, Namewee sempat mencoba melakukan CPR kepada Irish sebelum menghubungi layanan gawat darurat.
Namewee Nyatakan Siap Kooperatif Hadapi Proses Hukum
Dalam pernyataannya, Namewee menegaskan akan bersikap kooperatif selama proses pemeriksaan. “Aku tidak akan melarikan diri karena tujuh kasus hukumku sebelumnya aku juga selalu kooperatif,” katanya. Ia berjanji memberikan keterangan lengkap agar publik mengetahui fakta sebenarnya terkait kematian Irish Hsieh.
Kasus ini menjadi sorotan besar di Malaysia dan Taiwan, mengingat reputasi Namewee sebagai seniman kontroversial dengan rekam jejak hukum yang panjang. Polisi kini tengah memeriksa bukti digital dan hasil autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian sang influencer. Pemeriksaan tambahan juga dijadwalkan untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain.
Namewee Positif Ekstasi Sebelum Ditetapkan Jadi Tersangka Pembunuhan
Rapper Malaysia Namewee sempat dinyatakan positif narkotika jenis ekstasi setelah menjalani tes urine pada 24 Oktober 2025. Hasil tes itu membuatnya didakwa atas penggunaan dan kepemilikan narkoba oleh Kepolisian Malaysia. Namun, ia kemudian dibebaskan dengan jaminan dan dijadwalkan menghadiri sidang pada 18 Desember 2025 mendatang.
Dalam unggahan di Instagram pada 2 November 2025, Namewee membantah seluruh tuduhan tersebut. Ia menegaskan tidak pernah mengonsumsi atau memiliki narkotika. “Kebenaran akan terungkap dalam dua hingga tiga bulan setelah penyelidikan polisi,” tulisnya dalam bahasa Mandarin dan Inggris. Pernyataan itu menuai beragam reaksi dari publik, terutama di kalangan penggemar yang menilai kasus ini sarat kejanggalan.
Namun, sebelum pernyataannya terbukti, Kepolisian Distrik Dang Wangi mengumumkan perkembangan baru. Namewee resmi ditetapkan sebagai tersangka pembunuhan influencer Taiwan, Irish Hsieh. Polisi menyebut rapper 42 tahun itu menjadi orang terakhir yang dihubungi Irish sebelum ditemukan tewas di hotel Kuala Lumpur pada 22 Oktober 2025.
Penetapan status tersangka terhadap Namewee menambah kompleksitas kasus yang kini melibatkan dua tuduhan serius, yaitu pembunuhan dan penyalahgunaan narkotika. Pengamat hukum Malaysia menilai, penyelidikan ini akan menjadi ujian transparansi bagi kepolisian, mengingat tingginya perhatian publik lintas negara terhadap kasus tersebut. Polisi masih menunggu hasil laboratorium forensik untuk memastikan kaitan antara kematian Irish Hsieh dan dugaan penggunaan ekstasi yang melibatkan Namewee.
“Simak juga: Pesawat Tempur AS F-22 Raptor Akan Mendarat di Indonesia“ [4]