Mario Lemos
wantmag.com – Malam di Stadion Jepara terasa begitu berbeda. Suasana penuh sorak sorai suporter membakar semangat para pemain Persijap Jepara. Di bawah komando Mario Lemos, tim berjuluk Laskar Kalinyamat menampilkan performa meyakinkan saat menundukkan Persebaya Surabaya dengan skor 3-1 pada pekan ke-22 BRI Super League, Sabtu malam.
Kemenangan Berkat Performa Tajam Pemain Kunci
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Persijap menunjukkan rasa percaya diri tinggi dan mampu mendominasi penguasaan bola. Gol pertama lahir dari aksi cerdik Iker Guarrotxena, yang kemudian menambah satu gol lagi, memastikan performa lini depan Persijap tetap menakutkan.
Alexis Gomez menambah keunggulan dengan gol ketiga, sementara Persebaya sempat memperkecil ketertinggalan melalui Bruno Moreira. Meski demikian, upaya mereka tak mampu membalikkan keadaan. “Persebaya adalah tim yang bagus, tapi kami senang bisa tampil maksimal kali ini,” ujar Lemos usai laga.
Pelatih asal Portugal itu juga memuji dukungan suporter. Menurutnya, energi luar biasa dari tribun membuat para pemain tampil lebih berani dan penuh determinasi. Kemenangan ini menjadi suntikan moral penting setelah kekalahan telak 0-4 saat bertandang ke markas Malut United.
Tambahan tiga poin membuat Persijap naik ke peringkat ke-16 klasemen sementara dengan 18 poin. Posisi ini setara dengan PSBS Biak di zona aman, yang memberikan peluang tim untuk menjauh dari ancaman degradasi jika konsisten di sisa pertandingan.
Fokus Lemos pada Laga Berikutnya
Meski puas dengan hasil ini, Lemos menekankan pentingnya tidak cepat berpuas diri. “Perjalanan masih panjang, dan ujian berikutnya sudah menanti,” katanya.
Persijap dijadwalkan bertandang ke markas Bali United pada pekan ke-23, di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (28/2) pukul 20.30 WIB. Lemos menegaskan target tim tetap jelas, yakni meraih poin di setiap pertandingan.
“Memang hasil tandang sebelumnya belum maksimal, tapi harapannya di Bali nanti bisa membawa pulang hasil bagus,” tambahnya. Strategi Lemos fokus pada pertahanan rapat dan pemanfaatan serangan balik, dengan harapan menahan tekanan tuan rumah dan memaksimalkan peluang di depan gawang.
Dampak Kemenangan bagi Moral dan Posisi Tim
Kemenangan atas Persebaya bukan hanya soal tiga poin. Ini juga penegasan bahwa Persijap masih memiliki daya juang untuk bertahan di kasta tertinggi Liga Indonesia. Mental juara dan konsistensi permainan menjadi fokus tim ke depan.
Statistik pertandingan menunjukkan Persijap memiliki penguasaan bola 54 persen dan melepaskan delapan tembakan ke arah gawang. Data ini mencerminkan efektivitas serangan dan pengelolaan tekanan dari Persebaya.
Lemos menekankan pentingnya menjaga konsistensi. “Kami ingin bukti kebangkitan ini bukan sekadar momen sesaat. Setiap pertandingan harus dijalani dengan fokus tinggi,” jelasnya.
Selain itu, dukungan suporter tetap menjadi kunci. Kehadiran mereka tidak hanya memberikan energi tambahan, tetapi juga menciptakan atmosfer yang menakutkan bagi lawan. Suporter diprediksi akan tetap memberi semangat saat tim bertandang ke Bali, meski jarak tempuh dan kondisi stadion berbeda.
Menuju Tantangan Berikutnya
Persijap menghadapi ujian berat di laga tandang melawan Bali United, salah satu tim papan atas dengan catatan kemenangan stabil di kandang. Lemos perlu memaksimalkan rotasi pemain, strategi permainan, dan kesiapan mental tim untuk menghadapi tekanan.
Dengan momentum kemenangan atas Persebaya, tim berharap bisa menambah poin penting. Konsistensi di laga tandang menjadi kunci agar posisi mereka di klasemen semakin aman. Jika berhasil meraih hasil positif, peluang Persijap untuk bertahan di BRI Super League semakin terbuka.
Kemenangan 3-1 atas Persebaya sekaligus memperlihatkan bahwa Persijap mampu mengubah tekanan menjadi motivasi. Mario Lemos optimistis, dengan kerja sama tim dan strategi matang, mereka bisa menghadapi laga tandang berikutnya dengan performa maksimal.
Dengan fokus pada konsistensi, mental juang, dan dukungan suporter, Persijap memiliki peluang untuk mempertahankan posisi aman dan membuktikan kebangkitan mereka di sisa musim BRI Super League.