kopassus
Presiden Prabowo Akan Pimpin Upacara Militer di Batujajar
wantmag.com – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer pada Minggu, 10 Agustus 2025. Acara ini akan digelar di Pusdiklatpassus Kopassus, Batujajar, Jawa Barat, dan menjadi salah satu agenda strategis dalam restrukturisasi TNI.
Upacara ini tak hanya menampilkan kekuatan militer, tetapi juga menjadi ajang pengukuhan sejumlah jabatan penting. Salah satu yang menjadi sorotan adalah pelantikan tiga pimpinan utama dari matra darat, laut, dan udara.
Selain dihadiri Presiden, upacara ini juga akan diikuti oleh Menteri Pertahanan, jajaran Kabinet, dan pejabat tinggi TNI-Polri.
“Simak juga: Menatap Pilkada Jawa Tengah 2024, Ancaman Kandang Banteng PDIP dan Dilema Figur”
kopassus, Pangkormar, dan Pangkorpasgat Akan Diisi Jenderal Bintang Tiga
Tiga jabatan strategis di TNI akan diisi perwira tinggi berpangkat Letnan Jenderal atau bintang tiga. Ketiganya adalah Panglima Komando Pasukan Khusus (Pangkopassus), Panglima Korps Marinir (Pangkormar), dan Panglima Korps Pasukan Gerak Cepat TNI AU (Pangkorpasgat).
Kapuspen TNI, Mayjen Kristomei Sianturi, membenarkan bahwa rencana ini akan menjadikan ketiga posisi tersebut sebagai jabatan jenderal bintang tiga. “Iya, rencananya begitu (sandang bintang 3),” ujarnya pada Rabu, 6 Agustus 2025.
Kenaikan status ini mencerminkan pentingnya posisi strategis satuan tempur elite dalam struktur pertahanan nasional. Sebelumnya, jabatan Pangkopassus dan Pangkorpasgat hanya diisi perwira bintang dua.
Langkah ini sejalan dengan visi modernisasi TNI yang dicanangkan Presiden Prabowo sejak awal pemerintahannya.
TNI kopassus Resmikan Kodam Baru dan Satuan Operasional Tambahan
Selain pelantikan jenderal tempur, upacara militer ini juga akan menandai peresmian beberapa satuan baru. Di antaranya Kodam baru, Kodaeral (Komando Daerah Angkatan Laut), Pangkodau, Pangkoopsau, hingga satuan operasional seperti Grup Kopassus, Batalyon Infanteri Marinir, dan Batalyon Komando Kopasgat.
Brigade Teritorial Pembangunan dan Batalyon Teritorial juga akan diluncurkan sebagai bagian dari perluasan cakupan pertahanan wilayah.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto sebelumnya meninjau gladi bersih upacara ini di Lanud Suparlan, Batujajar. Ia menyatakan kesiapan pasukan sudah baik dan menekankan pentingnya menampilkan performa terbaik di hadapan Presiden dan jajaran menteri.
“Saya lihat secara umum sudah bagus. Tampilkan yang terbaik di depan Presiden dan para Menteri,” tegas Agus.
Upacara ini menjadi simbol transformasi kekuatan TNI ke arah profesionalisme dan kesiapsiagaan operasional yang lebih tinggi.
TNI Tampilkan Sinergi Tiga Matra dalam Gelar Pasukan Operasional
Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer yang akan digelar pada 10 Agustus 2025 menjadi panggung sinergi kekuatan tiga matra TNI: Angkatan Darat, Laut, dan Udara. Acara ini dirancang untuk menampilkan kemampuan terbaik prajurit TNI dalam operasi gabungan, sekaligus memperlihatkan kesiapan menghadapi berbagai tantangan keamanan nasional.
Atraksi militer yang akan ditampilkan telah dipersiapkan secara matang oleh tiap satuan. Mulai dari manuver pasukan elite darat seperti Kopassus, hingga demonstrasi kemampuan Korps Marinir dan Korpasgat di udara. Seluruh pertunjukan bertujuan menunjukkan tingkat profesionalisme, kedisiplinan, dan kesiapsiagaan operasional TNI di berbagai medan tugas.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto sebelumnya meninjau gladi bersih di Pusdiklatpassus, Batujajar. Ia memastikan semua elemen siap tampil maksimal dalam menunjukkan kekuatan TNI di hadapan Presiden dan para pejabat negara. “Tampilkan yang terbaik di depan Presiden dan para Menteri,” tegasnya saat memimpin peninjauan.
Selain menjadi ajang pelantikan sejumlah pejabat tinggi, termasuk Pangkopassus, Pangkormar, dan Pangkorpasgat, gelar pasukan ini juga menjadi simbol transformasi strategis TNI. Dalam beberapa tahun terakhir, TNI terus memperkuat interoperabilitas antar-matra melalui berbagai latihan gabungan dan reformasi kelembagaan.
Melalui momentum ini, TNI menegaskan komitmennya sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan, keutuhan wilayah, dan kehormatan bangsa. Dengan kekuatan yang terintegrasi dan profesional, TNI diharapkan mampu merespons dinamika ancaman keamanan nasional dan global secara adaptif dan cepat.
”Simak juga: kontroversial Kasus Kusnadi, KPK dan Ancaman yang Dituduhkan“