Pratama Arhan Diminta Nikahi Perempuan Thailand Usai Cerai
Pratama Arhan Didukung Nikahi Perempuan Thailand Usai Gugat Cerai
wantmag.com – Pratama Arhan tengah menjadi sorotan publik setelah menggugat cerai Azizah Salsha pada 1 Agustus 2025. Isu rumah tangganya memicu reaksi beragam, termasuk dari warganet Thailand. Mereka menilai Arhan sebaiknya menikahi perempuan Thailand agar lebih fokus membela klubnya, Bangkok United, yang bermain di Liga Thailand.
Dorongan ini mencerminkan besarnya perhatian publik Thailand terhadap performa Arhan. Sebagai pemain internasional asal Indonesia, ia diharapkan mampu menjaga konsistensi di lapangan meski diterpa masalah pribadi.
“Simak juga:Pergeseran Tren di Eropa Dan Amerika,Dari Smartphone ke?”[5]
Sidang Perceraian Digelar Tanpa Kehadiran Arhan dan Azizah
Pengadilan Agama Tigaraksa menggelar sidang perdana perceraian pada 11 Agustus 2025. Namun, Arhan dan Azizah sama-sama tidak hadir karena kesibukan masing-masing. Sidang kedua digelar pada 25 Agustus 2025, tetapi kembali tanpa kehadiran keduanya. Hakim akhirnya memutuskan secara verstek atau tanpa kehadiran tergugat.
Meski demikian, perceraian belum resmi karena masih menunggu masa 14 hari. Azizah berhak mengajukan perlawanan atau verzet dalam periode tersebut. Jika tidak ada perlawanan, Arhan dijadwalkan hadir di sidang ikrar talak untuk mengucapkan pernyataan resmi di depan hakim.
Situasi ini menegaskan kompleksitas kasus perceraian pasangan muda yang kerap menjadi sorotan publik. Proses hukum tetap berjalan sesuai prosedur meski para pihak tidak hadir.
Dukungan dan Perhatian dari Jurnalis Thailand
Isu perceraian Arhan juga menarik perhatian jurnalis Thailand, Jay Worapath. Ia menilai masalah pribadi bisa memengaruhi performa pemain di lapangan. “Media Indonesia melaporkan Pratama Arhan menghadapi masalah di luar lapangan. Baru-baru ini ia menggugat cerai sang istri yang merupakan influencer terkenal,” tulis Jay melalui akun Facebook pribadinya.
Komentar itu memperlihatkan kepedulian media Thailand terhadap karier Arhan yang kini berkiprah di Bangkok United. Publik berharap ia bisa segera bangkit dari masalah rumah tangga dan kembali menunjukkan performa terbaik.
Kasus ini menjadi momentum penting bagi Arhan untuk membuktikan profesionalismenya. Responsnya terhadap situasi pribadi akan sangat menentukan karier sepak bolanya di kancah internasional.
Pratama Arhan Didukung Bangkit dan Diminta Nikahi Perempuan Thailand
Pratama Arhan tengah menghadapi masa sulit dalam karier maupun kehidupan pribadinya. Bek kiri Timnas Indonesia itu gagal masuk skuad Garuda pada FIFA Matchday September 2025. Selain itu, ia hanya bermain tiga menit dalam tiga pekan awal Liga Thailand 2025–2026 bersama Bangkok United. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran sekaligus dorongan dari publik agar Arhan segera bangkit.
Jurnalis Thailand, Jay Worapath, mengungkapkan dukungannya melalui media sosial. “Ayo semangat Arhan melewati fase ini dengan kuat. Bantu Indonesia dan Bangkok United sepenuhnya,” tulis Jay di akun Facebook. Ia menilai Arhan harus memaksimalkan peluang di klub agar tetap relevan di level internasional.
Di sisi lain, sejumlah warganet Thailand mengaitkan masalah pribadi Arhan dengan performanya di lapangan. Mereka menyarankan Arhan menikahi perempuan Thailand setelah perceraiannya dengan Azizah Salsha. “Sekarang jalannya sudah lancar, Arhan. Kamu harus cari istri orang Thailand,” tulis akun Sujin Danglaew. Komentar senada datang dari akun Kradong JJ yang menekankan hal serupa.
Saran tersebut menunjukkan besarnya perhatian publik Thailand terhadap masa depan Arhan. Namun, faktor terpenting yang harus segera ia perbaiki adalah menit bermain di Bangkok United. Tanpa konsistensi di klub, peluang Arhan kembali memperkuat Timnas Indonesia akan semakin sulit.
Momentum ini bisa menjadi titik balik bagi Arhan untuk membuktikan profesionalismenya. Dukungan publik, baik dari Indonesia maupun Thailand, seharusnya menjadi motivasi tambahan. Jika berhasil bangkit, Arhan berpeluang mengembalikan performa terbaik dan menjaga kariernya di level internasional.
“Simak juga:Langkah Strategis Menuju Penanggulangan Judi Online”5