tora sudiro
wantmag.com – Tora Sudiro yang selama ini dikenal dengan perannya dalam film komedi harus menjalani perubahan besar demi perannya dalam film horor Janur Ireng. Terpilih menjadi Arjo Kuncoro, karakter penting dalam film yang menjadi sekuel dari Sewu Dino, Tora harus menjalani persiapan fisik yang tidak mudah. Dua hal yang menjadi fokus utama persiapannya adalah latihan menari dan berantem, yang ternyata memberikan tantangan tersendiri baginya.
Persiapan Fisik yang Menguras Tenaga
Sebagai seorang aktor yang sudah berpengalaman, Tora Sudiro tak ragu untuk menghadapi tantangan baru dalam peran Arjo. Namun, tantangan tersebut bukanlah hal yang biasa bagi Tora yang sudah lama identik dengan genre komedi. Latihan menari dan berantem menjadi dua hal yang perlu dikuasai demi menghidupkan karakter Arjo, yang memiliki ciri khas berbeda dari karakter-karakter yang pernah ia perankan sebelumnya.
Baca juga: “7 Juta Penonton, Agak Laen 2 Tembus Top 4 Film Indonesia Terlaris!”
Tora mengungkapkan bahwa ia harus meluangkan waktu minimal dua jam per hari untuk latihan menari. Aktivitas ini dilakukan selama beberapa hari sebelum syuting dimulai. Meski latihan ini cukup menguras tenaga, Tora tak merasa keberatan. “Latihan menarinya intens, sehari bisa dua jam. Kayaknya saya dikerjai deh,” kata Tora dengan nada bercanda.
Latihan menari ini tentu saja bukan hal yang mudah, mengingat Tora sebelumnya tidak terbiasa dengan tarian. Ia bahkan mengaku bahwa selama ini, kalau berantem, ia lebih suka membayar orang lain. “Aku kan kalau berantem bayar orang ya. Ha ha ha,” tambah Tora dengan tawa. Namun, demi perannya sebagai Arjo, ia tak bisa menghindari latihan berantem yang juga sangat intens.
Bantuan dari Marthino Lio
Bersyukur memiliki rekan sesama aktor, Tora mendapatkan banyak bantuan dari Marthino Lio, yang juga merupakan aktor utama dalam Janur Ireng. Marthino, yang juga memiliki pengalaman dalam adegan aksi, membantu Tora dengan teknik berantem dan reaksi tubuh saat melakukan aksi kekerasan di layar. “Untungnya ada Marthino Lio yang bantuin saya soal berantem. Dia banyak kasih tahu tentang aksi reaksi yang perlu dilakukan,” ujar Tora.
Marthino Lio, yang sebelumnya juga tampil di Sewu Dino, memiliki pengalaman mendalam mengenai genre horor dan aksi. Dengan kemampuan aktingnya yang mumpuni, ia sangat membantu Tora dalam menyiapkan karakter Arjo yang menantang. Tora pun sangat mengapresiasi dukungan Marthino dalam proses latihan fisik yang cukup berat ini.
Tora Sudiro Tidak Dituntut Mengubah Fisik
Meski latihan fisik yang dilakukan cukup intens, Tora Sudiro tidak dituntut untuk mengubah fisiknya secara drastis. Ia menjelaskan bahwa perubahan fisik yang terjadi selama latihan adalah hasil dari proses alami. “Kalau perubahan fisik terbawa saja kali, ya? Pas juga bulan puasa, latihan menarinya intens. Sehari bisa dua jam,” kata Tora, yang menjelaskan bahwa ia tidak perlu melakukan diet ketat atau program pelatihan fisik khusus.
Selain latihan menari dan berantem, Tora juga menumbuhkan kumis tebal khusus untuk perannya sebagai Arjo. Kumis ini bukan sekadar aksesoris, namun memberikan karakter tersendiri pada Arjo. “Saya menumbuhkan kumis buat adegan tertentu. Kumisnya sampai melebihi bibir, biasanya kan kumis cukup di atas bibir,” jelas Tora.
Proses Pemilihan Tora Sudiro sebagai Arjo Kuncoro
Tora Sudiro terpilih untuk memerankan Arjo Kuncoro melalui proses audisi yang panjang dan penuh pertimbangan. Kimo Stamboel, salah satu sineas Janur Ireng, mengungkapkan bahwa pemilihan Tora sangat tepat. “Tora bisa memainkan karakter Arjo dengan sangat mendalam. Karakter Arjo itu tipis batasnya antara psikopat dan orang normal, dan Tora sangat cocok untuk itu,” ujar Kimo.
Kimo menjelaskan bahwa karakter Arjo dalam Janur Ireng sangat dekat dengan deskripsi dalam buku, sehingga Tora dianggap bisa membawa karakter tersebut dengan baik. “Dia sangat cocok dengan Arjo versi buku. Tora bisa menggambarkan ketegangan dalam karakter Arjo dengan sangat kuat,” tambah Kimo.
Karakter Arjo dalam Janur Ireng
Karakter Arjo Kuncoro, yang diperankan oleh Tora Sudiro, adalah seorang paman dari tokoh utama, Sabdo (Marthino Lio). Arjo memiliki peran penting dalam alur cerita Janur Ireng. Dalam film ini, Arjo berusaha untuk mengendalikan hubungan antara Sabdo dan Intan (Ratu Rafa), dua tokoh utama yang memiliki kekuatan besar ketika bersatu. Untuk itu, Arjo membawa mereka ke rumah mewah keluarga Kuncoro dengan janji kekayaan, namun yang terjadi justru bencana besar bagi mereka.
Karakter Arjo yang memiliki sifat ambisius dan licik menjadi salah satu elemen kunci dalam ketegangan cerita Janur Ireng. Tora Sudiro berusaha menghidupkan karakter ini dengan cara yang intens, baik dalam latihan fisik maupun pengembangan emosional. Bagi Tora, berperan sebagai Arjo adalah tantangan besar karena harus memerankan karakter yang sangat berbeda dari peran-peran komedi yang biasa ia mainkan.
Menantikan Film Janur Ireng
Film Janur Ireng yang merupakan sekuel dari Sewu Dino ini dijadwalkan untuk segera tayang di bioskop. Sewu Dino sendiri berhasil meraih lebih dari 4,8 juta penonton pada tahun 2023, sehingga banyak yang menantikan kelanjutan cerita dalam Janur Ireng. Film ini diproduksi oleh MD Pictures dan disutradarai oleh Kimo Stamboel, yang sebelumnya dikenal dengan karyanya yang sukses dalam genre horor.
Film Janur Ireng berjanji untuk menyajikan lebih banyak ketegangan dan aksi yang menegangkan, serta memperkenalkan karakter-karakter baru yang menarik. Dengan persiapan matang yang dilakukan oleh Tora Sudiro, termasuk latihan menari dan berantem, film ini diyakini akan menjadi salah satu karya horor yang patut ditunggu-tunggu oleh para penggemar film Indonesia.
Dengan latihan yang keras dan dukungan dari sesama aktor seperti Marthino Lio, Tora Sudiro siap menghadirkan karakter Arjo yang kuat dalam Janur Ireng. Tantangan baru ini menunjukkan dedikasi tinggi Tora sebagai seorang aktor yang tidak takut keluar dari zona
nyaman. Janur Ireng akan menjadi penanda baru dalam perjalanan karier Tora Sudiro yang semakin beragam, dan penggemar film horor Indonesia tentu saja sudah tidak sabar untuk menyaksikan aksi seru dari Tora di layar lebar.
Baca juga: “Tak Lagi Koleksi Banyak Moge, Tora Sudiro Jual 5 Motornya demi Tabungan Masa Tua dan Cucu Pertama”